Rabu, 21 Desember 2016

Kilas Balik Perjalanan Dramatis Timnas Indonesia Piala AFF 2016

 


Timnas Indonesia untuk kelima kalinya dalam sejarah Piala AFF, yang di awal bernama Piala Tiger, menyelesaikan turnamen sebagai runner-up pada Piala AFF 2016. Tim Garuda menyerah 0-2 dari Thailand di leg kedua final Piala AFF 2016 yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12/2016), atau kalah 2-3 secara agregat. Timnas Indonesia merelakan trofi Piala AFF kembali ke pangkuan Thailand yang juga berstatus juara bertahan.

Indonesia mengalami sejumlah permasalahan sejak persiapan menuju Piala AFF 2016. Baru lepas dari sanksi FIFA yang mendera Indonesia selama 1,5 tahun, tim pelatih Tim Garuda harus dihadapkan dengan kenyataan hanya bisa mengambil dua pemain dari setiap klub yang berkompetisi di Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo. Alfred Riedl pusing tapi berusaha menerima tim dengan memilih pemain-pemain terbaik versinya yang bisa didapatkannya. Perjuangan Alfred Riedl dimulai dari Agustus 2016 untuk melakukan seleksi yang dilakukan melalui dua tahap. Pelatih asal Austria itu pun baru bisa mengumpulkan pemain pilihannya itu pada saat uji coba kontra Malaysia di Stadion Manahan, Solo, 6 September 2016. Namun, saat itu Alfred Riedl harus dihadapkan dengan kenyataan Kurnia Meiga harus cedera saat memperkuat Arema Cronus.

Timnas Indonesia memperlihatkan permainan yang sangat baik saat menghadapi Malaysia dengan meraih kemenangan 3-0. Dua gol Boaz Solossa dan satu tambahan gol dari Irfan Bachdim mengisyaratkan Tim Garuda siap kembali bersaing di level Asia. Timnas Indonesia pun kemudian melakukan tiga laga uji coba lagi, bermain imbang 2-2 dengan Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada 9 Oktober 2016, bermain imbang tanpa gol dengan Myanmar di Yangon pada 4 November 2016, dan kalah 2-3 dari Vietnam di Hanoi pada 8 November 2016.

Sepanjang persiapan tersebut, Alfred Riedl mengaku cukup puas dengan timnya dengan terus mengungkit keterbatasan yang harus dialaminya, yaitu persiapan mepet karena terus bergulirnya TSC 2016 dan hanya mendapatkan pemain dari setiap klub yang mengikuti TSC 2016. Namun, di sisi lain, Alfred Riedl juga merasa senang karena bisa mendapatkan Stefano Lilipaly untuk memperkuat lini tengahnya di Piala AFF 2016. Ujian kembali menerpa Alfred Riedl saat salah satu pemain andalannya, Irfan Bachdim, harus mengalami cedera hanya dalam hitungan hari sebelum keberangkatan. Alfred harus merelakan Irfan dan meminta Ferinando Pahabol dari Persipura untuk menggantikan posisinya. Namun, badai belum berakhir. Persipura menolak melepas Pahabol dan striker muda PSM Makassar, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, pun menyusul Tim Garuda ke Filipina untuk menjalani babak grup Piala AFF 2016. 

Timnas Indonesia pun berangkat dengan status underdog di Grup A yang tergabung bersama Thailand, Filipina, dan Singapura. Harus menjalani laga perdana kontra juara bertahan Thailand pun menjadi ujian yang sesungguhnya bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2016. Bagaimana perjalanan Tim Garuda sepanjang turnamen sepak bola Asia Tenggara itu? Bola.com kembali mengulas perjalanan dramatis Boaz Solossa dkk. sepanjang tujuh pertandingan yang dilewati hingga akhirnya finis sebagai runner-up.


Sumber : http://www.bola.com/indonesia/read/2681543/kilas-balik-perjalanan-dramatis-timnas-indonesia-piala-aff-2016


Tidak ada komentar:

Posting Komentar